Flu Singapura

Friday, 13 September 2013
    Flu Singapura atau penyakit tangan, kaki, mulut yang sering menyerang balita. Penyakit ini  disebabkan oleh infeksi   oleh virus RNA yang masuk dalam famili Picornaviridae.  Tanda-tanda yang paling jelas tampak dari penyakit ini berupa pilek,  bintik-bintik merah kecil disekitar mulut, kaki dan tangan juga timbul semacam bercak merah mirip  sariawan di  mulut . Bintik-bintik merah ini diikuti pula oleh semacam  bintik berair yang kemudian pecah mirip seperti cacar air tapi lebih kesi dan berwarna merah.Umumnya penyakit ini tidak terlalu bahaya namun pada kasus tertentu dengan panas yang sangat tinggi dapat berakibat fatal dan kematian si penderita.

Penularan.
   Flu ini menular melalu liur, cairan dari pecahan bintik merah penderita maupun secara tidak langsung dari benda yang terkontaminasi liur dan cairan pecahan bintik merah seprti disebutkan sebelumnya.

Waspada.
    Pada kondisi tertentu (tergantung jenis virus yang menyerang) dapat menimbulkan panas yang tinggi sampai pada temperature 38 dearajat celcius. Kadang demam yang mengikuti flu ini tidak menimbulkan panas badan terlalu tinggi dan  hal ini  membuat penyakit ini agak terabaikan dan dianggap sebagai flu biasa, bisa pula  demamnya pun hanya berlangsung sekitar  satu atau dua hari. Gejala bintik-bintik merah muncul sekitar dua atau tiga hari kemuadian.  Tanda-tanda lain yang perlu diwaspadai adalah bunyi nafas seperti mengorok pada bayi, berkurang nafsu makan, pilek dan kurang bersemangat.

Penanganan dan tindak lanjut.
   Penanganan awal yang paling memungkinkan dari penyakit ini adalah dengan menjaga asupan cairan yang cukup dengan menyusui dan memberi minum si kecil sehingga tidak terjadi dehidrasi dan  mengurang resiko kenaikan temperatur tubuh secara drastis.Minuman yang diberi jangan terlalu hangat karena menimbulkan rasa sakit jika terkena bercak-bercak merah yang mirip dengan sariawan pada  mulut  Si kecil akan sering terbangun dari tidur karena hidung tersumbat oleh pilek dan ingus yang mengalir  jadi diusahakan agar sikecil merasa nyaman diikuti  kesabaran menghadapi kondisi tersebut.
  Tindak lanjut yang terbaik  adalah degan membawa si kecil ke dokter guna mendapat penganan yang lebih baik dan obat yang sesuai.

Biasanya penderita akan memperoleh kekebalan tubuh setelah terkena penyakit tersebut namun mengingat varian virus yang membawa penyakit ini tidak hanya satu macam maka  tidak tertutup kemungkinan  dapat terjangkiti kembali melalu virus yang lain.

Pencegahan terbaik dari penyakit ini adalah dengan meningkatkan daya tahan tubuh dengan asupan gizi yang lebih baik dan menjaga kebersihan anak, perlengkapan rumah dan  lingkungan sekitar tempat tinggal.

0 comments:

Post a Comment